Batu Garnet bukan mineral tunggal, namun menggambarkan sekelompok beberapa mineral yang terkait erat. Garnet datang dalam berbagai warna dan memiliki banyak varietas berbeda. Namun, warna batu permata Garnet yang paling banyak dikenal berwarna merah gelap dan menyala terang.

Membeli batu permata garnet atau perhiasan adalah investasi, dan sangat penting untuk memiliki pengetahuan yang tepat untuk membedakan dan melihat mana garnet asli dan mana yang palsu.

Karakteristik Batu Garnet

Properti di bawah ini berlaku untuk semua Batu Garnet

  • Formulasi Kimia: Garnet adalah rangkaian beberapa mineral berbeda dengan formula kimia unik.
  • Warna Batu Garnet: Merah, Hijau, Kuning, Oranye, Coklat, Pink, Ungu, Abu-abu, Hitam.
  • Kekerasan: 6.5 – 8.5 Moch Scale
  • Fraktal Kristal: Isometrik
  • Indeks Bias: 1.780 – 1.889
  • SG: 3.5 – 4.3
  • Transparansi: Transparan tembus pandang
  • Double Refraction: Tidak ada
  • Cahaya: Vitreous atau Tajam
  • Pembelahan: Tidak ada.
Hal yang sangat penting yang harus Anda ketahui sebelum memilih batu permata garnet adalah memahami keasliannya, setelah itu kualitasnya. Garnet alami yang otentik tidak berarti 100% sempurna. Garnet asli memiliki inklusi dan kotoran yang dapat dilihat dengan mudah melalui sorotan vertikal. Tentunya untuk dapat melihat itu, perlu menggunakan kaca pembesar batu mulia.

Ciri Keaslian Garnet

Garnet sintetis dibuat di laboratorium dimana kualitas fisik dan kimia mereka diperiksa. Umumnya batu permata ini sangat mudah dideteksi karena jarang sekali sempurna dengan hanya beberapa inklusi dan warna yang nyata. Untuk memahami hal ini, jika anda melihat ‘batu permata garnet’ tersebut tidak memiliki kekurangan, maka itu merupakan garnet palsu.

Berikut beberapa cara untuk mengetahui keasilan batu garnet

  1. Meskipun garnet secara alami tersedia dalam beberapa warna yang berbeda, identifikasi batu garnet merah palsu atau tidak sebetulnya tidak terlalu sulit. Jangan bingung dengan Ruby sebagai Garnet. Garnet adalah batu merah yang indah yang hampir menyerupai ruby. Tapi warna merah garnet lebih gelap dan lebih padat. Ruby jauh lebih muda dan memiliki perbedaan refleksi yang nyata.
  2. Lihatlah lebih dalam potongan batu itu. Pemotongan yang paling umum dilakukan di batu permata garnet adalah potongan kotak, bundar / oval, dan tetes air. Garnet terlalu padat sehingga tidak terlihat bagus dengan potongan yang cemerlang. Sedangkan pada batu sintesis, anda dapat melihat pecahan pada garis potongan (menggunakan kaca pembesar batu mulia).
  3. Batu garnet alami hampir selalu memiliki beberapa inklusi, sedangkan garnet sintetis atau tiruan tidak memilikinya.
  4. Cahaya permata garnet menyala tajam dari dalam, dan bergerak atau bekerlip secara dinamis mengikuti sumber cahaya. Disini anda dapat menemui keindahan batu permata sekaligus membedakan dengan permata sintetis.
  5. Banyak permata sintetis dan imitasi bersifat pasif. Anda dapat melihat dengan mengamati kejernihannya. Kejernihan yang lebih tinggi dari garnet alami, semakin berharga. Sangat jarang menemukan garnet alami dengan kejelasan sempurna. Anda dapat dengan mudah menemukan kotoran alami, inklusi padat, dan bahkan sinar pantulan heksagonal melalui cahaya vertikal di batu garnet asli.

Galeri Batu Garnet Asli Warna Merah, Oranye, Star Garnet dan Hydro Grossular

Hessonite Garnet