Kebanyakan kesalahan bisnis di Indonesia dalam melakukan pemasaran digital adalah terletak pada struktur managerial. Terutama jika marketing manager adalah karyawan senior. Ini memang seperti lelucon mengenai ban mobil, ban depan yang tidak sudi di dahului ban belakang. Hal itulah yang menghambat pemasaran digital di sebuah perusahaan.

Kenali Faktor Penghambat Pertumbuhan Bisnis Anda

Namun, hal tersebut bukan satu-satunya kesalahan bisnis dalam melakukan pemasaran digital. Malasnya untuk mempelajari digital marketing juga merupakan faktor utama. Bahkan, masih banyak perusahaan yang belum mengetahui bedanya konsultan digital marketing dengan agen periklanan ataupun dengan creative agency.

Parahnya lagi, Event Organizer pun terkadang mereka anggap kompeten dalam melakukan digital marketing. Ini artinya, manager pemasaran Anda masih belum mampu membedakan mana digital marketing dan yang mana tradisional marketing.

Tentu kita dapat tebak hasil akhirnya akan seperti apa. Dengan design grafis yang spektakuler di sosmed, mereka pikir seperti itulah contoh digital marketing yang benar. Dan ketika pimpinan perusahaan menanyakan efektivitas dari pemasaran digital, lantas mereka hanya membual soal engagement seperti jumlah like, follower, dan sejenisnya.

Padahal, perusahaan tidak merasakan dampak dari aktivitas digital marketing tersebut. Inilah kesalahan bisnis yang sangat umum di Indonesia pada era transformasi digital sekarang ini.

Kesalahan Bisnis di Indonesia dalam Melakukan Digital Marketing

Memang sangat positif jika perusahaan di Indonesia sudah sadar untuk melakukan digital marketing agar bisnis tetap dapat bisa bertahan atau menjadi pemimpin pasar. Akan tetapi ini juga bisa jadi malapetaka bagi perekonomian nasional. Jika sebuah perusahaan salah pilih konsultan digital marketing yang ternyata perusahaan tersebut adalah lebih fokus pada creative agency, maka aktivitas digital marketing mereka tidak akan dapat mendorong pertumbuhan bisnis.

Berikut beberapa kesalahan bisnis yang sangat umum dalam melakukan digital marketing:

Tidak memiliki tujuan yang jelas

Mereka menjadi ambigu, tatkala pengajuan anggaran mereka mempresentasikan peningkatan penjualan. Namun pada praktiknya, mereka hanya menjadi penggembira di sosmed. Ujung-ujungnya, mereka kembali ke cara tradisional, yakni membuat beberapa acara untuk mendorong penjualan dengan alasan branding.

Hal ini dapat menyebabkan program branding tidak kunjung bergerak mengarah pada call-to-action. Maka jelaslah kenapa para pimpinan perusahaan sering menanyakan manajer pemasaran mereka kenapa tidak juga ada dampaknya dari digital marketing.

Tujuan dalam digital marketing dapat bervariasi, sesuai dengan stage inbound yang menarik perhatian konsumen dengan creative content, kemudian memupuk loyaliltas brand dan pada akhirnya mendapatkan peningkatan penjualan.

Tidak memahami mana konsultan digital marketing dan mana yang bukan

Kebanyakan perusahaan besar di Indonesia cenderung tepikat dengan hasil grafis suatu perusahaan “digital marketing”. Juga masih banyak yang bersedia mengeluarkan anggaran lebih pada perusahaan periklanan multi nasional. Padahal, digital marketing merupakan sebuah dispilin ilmu tersendiri yang lebih berfokus pada strategi.

Walhasil yang mereka dapatkan hanya sebatas konten yang mahal, namun hanya untuk merepresentasikan posisi produk di tengah masyarakat. Dan itu jika penyebaran di sosial media memakai strategi, jika tidak maka konten bernilai tinggi seperti apapun tidak akan cukup untuk mendorong pertumbuhan perusahaan.

Tidak konsisten dalam praktik anggaran

Mereka minta tambah anggaran pemasaran sembari presentasikan proyeksi peningkatan penjualan. Akan tetapi, ternyata anggaran untuk digital marketing mereka cekik sedikit mungkin. Mereka masih lebih banyak anggqaran ke untuk mengadakan acara ke penyedia event organizer. Tentu ini tidak konsisten.

Ketidak konsistenan tersebut berhubungan dengan strategi pemasaran mereka secara menyeluruh .Pada akhirnya, brand awareness mereka pun tidak banyak sampai ke banyak orang. Hal ini menunjukan adanya hambatan besar dalam divisi pemasaran Anda untuk bergerak cepat pada jalur digital.

Tidak memiliki strategi dan pengukuran yang jelas

Strategi yang dimaksud di sini adalah strategi digital marketing yang benar, sesuai praktik terbaik. Ini merupakan kesalahan umum bagi bisnis di Indonesia dalam melakukan digital marketing. Akhirnya, program digital marketing mereka berjalan tanpa arah, hanya sekedar hadir saja di sosial media dan memiliki website yang menarik.

Tanpa strategi yang mengarah untuk mendorong konsumen mengambil tindakan, tentu tidak ada pengukuran yang jelas. Pengukuran dapat bermacam-macam tergantung pada stage dan tujuan digital marketing Anda.

Jika manajer pemasaran Anda cenderung melakukan hard selling di jalur digital, artinya perusahaan Anda telah melakukan pemborosan waktu, uang dan tenaga.

Digital marketing membutuhkan orkestrasi lintas platform untuk mensejajarkan dengan strategi dan tujuan bisnis client. Untuk dapat melakukan orkestrasi lintas platform akan membutuhkan analisa dari visibilitas (pengukuran atau metrik). Inilah cara digital marketing yang sebenarnya.

Kesimpulan:

Jadi, Perusahaan harus benar-benar selektif dalam memilih mitra konsultan untuk melakukan pemasaran digital. Tanpa konsultan, digital marketing masih belum ada fakultasnya di Indonesia, sehingga manager pemasaran Anda yang terikat dari jam 9 sampai jam 5 untuk banyak urusan tidak akan memiliki cukup sumber daya dalam memahami digital marketing.

Untuk memahami digital marketing membutuhkan waktu. Untuk menjadi sarjana pun memerlukan waktu 4 tahun bukan?

Digital marketing merupakan bidang ilmu pemasaran yang baru mulai populer di Indonesia sekitar 5 tahun terakhir. Teknik terus berkembang, mengikuti perkembangan teknologi dan peraturan dari masing-masing platform.

Oleh karena itu, sekali lagi .. teliti ulang program pemasaran digital Anda. Tanyakan pada manager pemasaran Anda apakah ada pengukuran yang mengarah untuk mendorong pengambilan keputusan para calon konsumen? Jika ada, telitilah. Jika belum ada, maka carilah konsultan digital marketing yang berpengalaman belasan tahun dan tersertifikasi secara internasional.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk banyak orang dalam menghindari kesalahan bisnis dalam melakukan pemasaran di Internet. Terimakasih telah membaca.. sebarkanlah agar mendapat pahala yang terus menerus mengalir.

Pin It on Pinterest