Tidak ada keterangan jelas dari pihak manajemen apa sebab Klik BCA Error seharian di 2 Maret 2022 ini. Netizen Indonesia banyak yang meradang alias komplen dan CS BCA di Sosmed hanya dapat meminta maaf atas kendala tersebut.

Klik BCA Error Netizen Meradang

Mbanking BCA menjadi trending topic teratas di Twitter setelah mengalami error beberapa jam. Sistem belum pulih hingga postingan ini kami upload.

Respon netizen beragam, ada yang mengeluh, ada yang mengkritisi, ada juga yang melucu. Yah, namanya saja netizen +62, ketika NFT menjadi hype karena Ghozali, banyak yang menjual lemari bekas di opensea.io.

netizen meradang karena klik bca error

Terpantau dari topic trending “Mbanking BCA” banyak sekali netizen yang berkicau senada. Ini karena tanggal mereka gajian dan disaat yang sama klik BCA error.

Pihak BCA sendiri telah berikan penjelasan terkait kendala ini dan berikan solusi alternatif untuk melakukan transaksi via ATM. Ya, kembali ke zaman ATM.

Sebelumnya beberapa media mengangkat topik “Kiamat ATM” akan tetapi hal tersebut belum terbukti, karena hari ini ATM masih berguna ketika sistem online perbankan mengalami Error.

Penyebab M-Banking dan Klik BCA Error

Hingga saat ini belum ada penjelasan dari pihak BCA mengenai kendala teknis yang mereka hadapi. Pesan yang diterima pengguna M-Banking berisi kalimat “Sedang dilakukan pemeliharan” lantas menjadi pertanyaan para netizen “kenapa pemeliharan dilakukan di jam kerja? biasanya di malam hari”.

Ini menimbulkan banyak spekulasi ditengah meningkatnya serangan cyber sebagai dampak perang antara Rusia dan Blok Barat di Ukraina.

Keamanan cyber memang menjadi issue utama ketika sebuah website menjadi sarana transaksi. Pencurian identitas hingga transfer yang tidak sah banyak mengincar perbankan di seluruh dunia.

Ciri utama serangan cyber ke perbankan adalah dengan melancarkan serangan DDoS yang kemudian diikuti dengan penyusupan malware kedalam sistem. Disisi lain, serangan cyber akan meningkatkan biaya perusahaan baik dalam mengatasinya maupun mencegahnya.

Pada kasus Error Klik BCA ini belum dapat kita pastikan apakah karena ada serangan cyber, apakah data dan dana nasabah aman, kita masih harus menunggu informasi selanjutnya.

Kecuali jika ada pihak yang menyatakan bahwa mereka telah menyerang sistem perbankan BCA yang mengakibatkan Klik BCA error maka sudah pasti ini karena serangan cyber.

BCA Miliki 30 Juta Transaksi Per Hari

Dari beberapa informasi media berita online, kita dapat simpulkan total transaksi di BCA sekitar 30 juta transaksi per hari. Kejadian Klik BCA Error ini tentu menurunkan jumlah total transaksi di BCA.

Setiap waktu henti atau malfungsi pada sistem perbankan online akan memiliki konsekuensi kerugian yang potensial. Down time awatu waktu henti per jam dapat kita hitung dari pendapatan perbankan tersebut per harinya.

Perolehan laba BCA tumbuh 15,8 Persen secara tahunan, sebesar Rp. 31.4 Trilun. Adapun, total aset BCA naik 14,2 persen secara yoy mencapai Rp1.228,3 triliun.

Jika laba per tahun Rp. 31.4 triliun, maka laba per hari kira-kira sebesar Rp. 125.600.000.000,- (jika kita hitung hari kerja dalam setahun adalah 250 hari.

Dengan demikian, potensi kerugian akibat klik BCA Error ini adalah Rp. 125.000.000.000 dibagi waktu henti yang saat ini sudah berlangsung lebih dari 5 jam.

Maka potensi kerugian BCA dari M-Banking BCA error ini adalah Rp. 62.800.000.000,-. Hal ini mungkin dapat menjadi faktor fundamental yang menurunkan harga saham BBCA.

Namun masih banyak faktor fundamental dan teknikal lainnya yang menyebabkan naik turunnya harga saham BCA. Kita tidak bisa langsung serta merta menyikapi kejadian error di sistem perbankan mereka sebagai penyebab turunnya harga saham mereka.

Kecuali, jika memang berat masalah teknis yang dihadapi oleh BCA – katakanlah downtime selama 1 minggu – maka ini tentu sedikit banyaknya dapat mempengaruhi kepercayaan para investor.

Netizen Indonesia Melucu Ketika Klik BCA Alami Gangguan

Ada-ada saja tinggkah netizen +62, walau banyak yang meradang namun ada saja yang melucu.

Netizen lainnya tidak mau kalah ambil posisi dalam melucu demi mendapatkan like, retweet dan pengikut yang bertambah.

Meskipun begitu, cukup banyak yang mengkritisi ganguan teknis di sistem BCA.

Seharusnya pihak BCA dapat lebih transparan mengenai gangguan apa yang mereka hadapi. Selain untuk transparansi, ini juga dapat berguna untuk edukasi publik di Indonesia. 

Jika ini terjadi di wilayah Eropa atau Amerika Serikat, ketidak transparanan ini dapat mereka kenakan hukuman denda pinalti. Beruntung Negara Indonesia menjunjung tinggi nilai toleransi dalam budaya masyarakatnya, namun menurut profesinalisme, down time tidak dapat di tolerir, karena sebetulnya BCA dapat menggunakan sistem cadangan untuk tetap beroperasi.

Pada akhirnya, para nasabah M-Banking dan Klik BCA hanya dapat menunggu sistem BCA kembali pulih. Semoga ini bukan karena serangan cyber.

Pin It on Pinterest

Share This